Perbedaan Minimarket dengan Supermarket Hipermarket dan Midimarket

Konsultan Minimarket - Yasindomaret_3MINIMARKET

sebenarnya adalah semacam “toko kelontong” atau yang menjual segala macam barang dan makanan, perbédaannya disini biasanya minimarket menerapkan sebuah sistem mesin kasir pointof sale untuk penjualannya, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket.

Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dan rak- rak minimarket dan membayarnya di meja mesin kasir. Sistem mi juga membantu agar pernbeli tidak berhutang.

Sebuah minimarket jam bukanya juga lain dan sebuah supermarket, minimarket circle K jam bukanya hingga 24 jam. Barang-barang yang dijual disini tidak terlalu banyak, hanya berkisar di angka 2500 sampai dengan 5000 item saja.

Ukuran toko pun antara 300 -500 persegi,sebagai contoh lihat saja INDOMARET atau ALFAMART. Rata rata ukurannya mereka sama. Selain itu radius area yang dilayani minimarket juga tidak jauh yaitu secara efektif kuring dan 2 km. Dan ini sudah menjadi panduan para retail minimarket.

Minimarket  yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, Ceriamart, Starmart, Circle K, dan banyak minimarket yang dikelola individu perorangan lainnya. penting dalam usaha minimarket adalah pemilihan rak minimarket yang tepat.

Sebenarnya minimarket mi adalah perubahan sistem dan warung kelontong. Dimana sebuah warung yang biasanya menganut sistem jual beli secara Iangsung tanpa menggunakan mesin register, disini menjadi lebih modern.

Selain itu pula, Minimarket ini tidak melakukan tawar menawar. Melainkan menjual dengan selayaknya Minimarket, dimana harga sudah dibandrol.

Minimarket Rumahan

didirikan tidak di jalan raya, seperti minimarket besar pada umumnya, tetapi di jalan-jalan atau gang padat penduduk. Inilah sebuah kelebihan Mnimarket Rumahan, karena Iebih dekat dengan penduduk, daya beli masyarakat juga menjadi Iebih tinggi.

Minimarket Rumahan ini dibangun diatas bangunan yang ada, bisa itu dan rumah sewaan, kontrakan, kios kecil, perumahan atau komplek sederhana dan lainnya.

Barang-barang yang dijual Minimarket Rumahan ini tidaklah sebanyak Minimarket umum. Hanya berkisar di 200 item saja. Produknya lebih banyak barang-barang yang memang dibutuhkan cepat oleh penduduk. Sehingga keberadaan Minimarket Rumahan ini dapat hidup, karena si pembeli lebih memilih berbelanja di sini daripada ke Minimarket di depan jalan raya sana.

Walau pun Minimarket saat mulai menjamur di mana-mana. Bahkan, sampai daerah perkampungan pun juga terdapat minimarket, akan tetapi peluang bisnis Minimarket Rumahan ini, tidak akan pernah pudar.

Konsep simpel, gampang, dan praktis dalam membeli membuat konsumen beralih ke minimarket rumahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, daripada ke warung kelontong.

Contohnya untuk membeli sebungkus rokok saja, si pembeli tidak akan pergi ke minimarket di depan jalan raya jika ada Minimarket Rumahan di dekat rumahnya. Dan si pembeli pun tidak akan membeli diwarung kelontong, dimana harga masih tawar menawar, kembalian kurang atau belum ada receh, lebih parahnya lagi terkadang kita sudah teriak-teriak mau membeli, si penjualnya sedang beraktivitas di dalam atau belakang tokonya. Inilah keterbelakangan warung kelontong yang membuatnya tertinggal.

Kebanyakan minimarket yang kita jumpai saat ini adalah minimarket waralaba, yang untuk mendirikannya butuh modal besar. Sementara Minimarket Rumahan sangat memungkinkan dibangun dengan modal minim.

 

Konsultan Minimarket - Rekso_3SUPERMARKET

atau dengan nama lain pasar swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dan bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar.

Barang-barang yang dijual di supermarket biasanya merupakan barang-barang kebutuhan seharihan yang terdisplay di rak gondola supermarket. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.

Berbeda dengan Hipermarket, luas Supermarket ini adalah 1000-5000 meter. Luasnya tidak lebih dan 5000 meter, karena ini bisa disebut level duanya Hipermarket.

Contoh supermarket yang telah adalah sejenis supermarket Giant, Carrefour Express,  dan lainnya.

Jenis barang yang terdisplay di rak supermarket pun tidak terlalu banyak, hanya berkisar di 5000-7500 item saja, tidak lebih. Barang-barang ini meliputi elektonik, pakaian, minuman, buah-buahan dan berbagai kelengkapan lainnya.

 

harga rak minimarket patiHIPERMARKET

merupakan sebuah bentuk dan pasar modern yang sangat besar, baik itu dalam segi luas tempat maupun dan barang-barang yang diperdagangkan. Selain tempatnya yang luas (diatas 5000 meter), hipermarket biasanya memiLIki Lahan parkir yang luas. Dengan konsep modern, membuat kostumer nyaman saat berbelanja.

Dan segi harga, barang-barang di hipermarket seringkali lebih murah jika dibandingkan dengan harga barang yang ada di supermarket, toko, atau pasar tradisional. Ini dimungkinkan karena hipermarket memiliki modal yang sangat besar dan membeli barang dan produsen dalam jumlah lebih besar daripada pesaingnya, tetapi menjualnya dalam bentuk satuan.

Dalam prakteknya mulai sekitar tahun 2000-an, untuk menyeimbangkan antara pasar tradisional dan pasar modern, beberapa produsen consumer goods telah membedakan harga jual untuk kedua jenis pasar tersebut. Praktik ml meningkatkan daya saing di tingkat pedagang eceran sehingga harga eceran mereka bisa Iebih murah atau sama dengan di pasar modern.

Di negara maju, sebuah hipermarket biasanya terletak di pinggiran kota, agar tidak mematikan toko-toko yang lebih kecil.

Di Indonesia, menurut peraturan pemerintah, pasar modern dapat berdiri di semua ibu kota provinsi dan ibu kota kabupaten/kota yang perkembangan kota dan ekonomlnya dianggap sangat pesat. Di kota-kota penyangga Ibu Kota Jakarta, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, berbagai hipermarket telah membuka gerainya.

Beberapa hipermarket di Indonesia adalah: Carrefour, Giant Hypermarket, Hypermart, dan Makro. Mereka adalah Supermarket-supermarket terbesar yang ada ditanah air ini.

 

alfamidiMIDIMARKET

adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register sementara supermarket adalah swalayan besar yang juga menjual barang-barang segar seperti sayur dan daging dengan jumlah mesin registernya mencapai tiga ke atas.

Ukuran swalayan midimarket lebih kecil jika dibandingkan dengan Supermarket namun juga lebih besar dan Minimarket. Luasnya berkisar antara 500 sampai 900 meter sehingga akan mempengaruhi layout dan jumlah display barang di rak gondola.  Tapi kebanyakan orang tetap saja menggunakan Minimarket untuk tokonya, walau pun sebenarnya untuk ke dalam kategori Midimarket, hal itu dikarenakan nama Minimarket lebih terkenal daripada Midimarket.

Jumlah item yang dijual di Midimarket pun lumayan banyak, sekitar 5000 sampai 7500 item yang meliputi makanan segar, sayuran, daging dan buah-buahan. Dengan jam operasional bisa mencapai 24 jam.

 

jika ingin konsultasi bisnis atau order rak gondola, bisa menghubungi :

0822 2226 7659 (Huda)

Leave a Comment